Setelah sekian lama berkutat dengan masa akhir perkuliahan, this is the time..
Memasuki umur 20an, pastinya pemikiran dan sikap pun harus menjadi matang dan bertanggungjawab atas keputusan yang diambil, even kita suka atau tidak dengan itu.
Selama ini, sebuah pasangan bagi saya hanyalah untuk menemani dan berbagi dalam banyak hal, berjanji pada diri kami bahwa kami akan saling mencintai hingga akhir hayat kami, entah saat itu kami benar2 saling berjanji atau tengah dimabuk cinta, yang jelas bagi saya pasangan itu adalah seseorang yang berbeda dan datang dari dunia luar dengan segala masa lalu dan tujuan yg ditawarkan dalam hidupnya.
Namun seiring waktu berkurang, saya semakin sadar bahwa standar dalam berhubungan dengan pria dan lelaki adalah berbeda (if you know what i mean). Saya menemukan kenyamanan ketika berhubungan dengan pria yang jauh lebih matang usianya, dengan segala pemikirannya yang berapa jauh kali lipat, dan dengan segala opsi dan pengalaman hidup yang selalu membuat saya berdecak kagum bahwa masih banyak hal tentang dunia luar yang sangat luar biasa. Bukan hanya kemapanan dalam hubungan, saya rasa tiga hal harus dipenuhi pria dalam sebuah hubungan dengan wanita yaitu kasih sayang, kesetiaan dan tanggungjawab. Setelah 3hal terpenuhi, silahkan pilih sendiri indikator nya untuk membuat yang kurang menjadi lengkap.
Kita pasti akan berada dalam titik dimana kita harus memilih seseorang yang akan menemani kita dalam suka dan duka, berbagi sepanjang hari tanpa kebosanan yang melanda, menaklukan dunia, membuat kehidupan semakin lebih menarik, dan lebih dari itu mereka yang akan menuntun kita pada hal yang lebih baik lagi dalam hal apapun itu tanpa pamrih dengan kesabaran yang tiada batas.
Tetapi sebelum pemilihan berlangsung, kita diberikan kesempatan untuk memilih dengan siapa kita akan melangkah ke tahap selanjutnya, disinilah indikator yang telah kita buat diperlukan, karena hubungan ini bukan hanya berbicara soal hari ini atau 2 atau bahkan setahun kemudian, tapi selamanya.
Sebelum masa itu datang, pikirkanlah dengan matang dan jangan gegabah dalam memilih pasangan. Kelak yang menjadi pasangan kita sekarang belum tentu akan menjadi suami atau istri kita kelak.
Banyak hal yang tidak bisa dijelaskan dalam cinta, thats why love is blind, tapi dengan keyakinan, kepercayaan dan sedikit logika, buatlah cinta tersebut menjadi pondasi dalam segala hal. Jadi ketika kita bertanya pada hati kita, apa yang membuat kita mencintai dia adalah cinta itu sendiri, bukan karena fisik, materi, intelegensi, dll. yang menjadi pelengkap dari itu semua.
Cintailah segala bentuk kekurangan dan kelemahannya, walau pada dasarnya setiap orang akan mencari figur yang sama dengan mereka, tetapi setiap orang itu unik dan berbeda prinsip dalam hidup.
Tampilkan postingan dengan label dream a lot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dream a lot. Tampilkan semua postingan
April 01, 2012
Agustus 10, 2011
Cinta
Ketika kamu mencintai seseorang, apakah yang terlintas di benak pikiran mu?
Banyak hal mungkin akan memberi jawaban yang beragam, beberapa ada yang menginginkan bisa bersamanya, beberapa ada yang menginginkan bisa berbagi hidup dengan nya, beberapa ada yang menginginkan untuk bisa mendapatkan manfaat dan mungkin sedikit mereka yang bisa tulus ikhlas memberikan org yg dicintai ny untuk bisa berbahagia dengan yang lain.
Apapun jawabannya, cinta ga mengenal sudut pandang secara objektif. Ga ada pengukuran untuk orang yang kita cintai, kaya-miskin, bodoh-pintar, rupawan-jelek, baik-jahat, dll.
Dalam cinta ga butuh persyaratan banyak untuk meyakini diri bahwa kita mencintai orang yang kita sayang, disaat kita mencintai orang, yang terpenting adalah kita mencintai ny, apapun itu, apapun yang dia bawa, apapun yang sudah Tuhan berikan pada diri mereka yang kita cintai.
Terimalah orang yang kita cintai dengan tangan dan hati terbuka, mereka mungkin bukan lah orang yang sempurna, bukan orang yang tepat atau bukan orang terbaik yang pernah ada dalam sejarah hidup kita, tetapi mereka datang dan menawarkan cinta yang tulus dan hanya cinta yang dipunya, apapun itu pasti nya mereka akan bertanggung jawab untuk orang yang mereka cintai.
Berbeda itu saling melengkapi, jika kamu selalu menginkan yang lebih dan sempurnya, cintailah dirimu sendiri dan pacarilah ia :P
Percayalah, mereka yang selalu bertanya2 bagaimana bisa mencintai org lain, sesungguhnya dia bukanlah kekasihnya (:
Banyak hal mungkin akan memberi jawaban yang beragam, beberapa ada yang menginginkan bisa bersamanya, beberapa ada yang menginginkan bisa berbagi hidup dengan nya, beberapa ada yang menginginkan untuk bisa mendapatkan manfaat dan mungkin sedikit mereka yang bisa tulus ikhlas memberikan org yg dicintai ny untuk bisa berbahagia dengan yang lain.
Apapun jawabannya, cinta ga mengenal sudut pandang secara objektif. Ga ada pengukuran untuk orang yang kita cintai, kaya-miskin, bodoh-pintar, rupawan-jelek, baik-jahat, dll.
Dalam cinta ga butuh persyaratan banyak untuk meyakini diri bahwa kita mencintai orang yang kita sayang, disaat kita mencintai orang, yang terpenting adalah kita mencintai ny, apapun itu, apapun yang dia bawa, apapun yang sudah Tuhan berikan pada diri mereka yang kita cintai.
Terimalah orang yang kita cintai dengan tangan dan hati terbuka, mereka mungkin bukan lah orang yang sempurna, bukan orang yang tepat atau bukan orang terbaik yang pernah ada dalam sejarah hidup kita, tetapi mereka datang dan menawarkan cinta yang tulus dan hanya cinta yang dipunya, apapun itu pasti nya mereka akan bertanggung jawab untuk orang yang mereka cintai.
Berbeda itu saling melengkapi, jika kamu selalu menginkan yang lebih dan sempurnya, cintailah dirimu sendiri dan pacarilah ia :P
Percayalah, mereka yang selalu bertanya2 bagaimana bisa mencintai org lain, sesungguhnya dia bukanlah kekasihnya (:
April 17, 2011
untitled
Sampai saat ini saya berharap bahwa di negara Indonesia yg majemuk ini, setiap orang bisa meraih ketenangan nya dalam melakukan apa yang menjadi hak nya yaitu memiliki keyakinan dan melakukan ibadah. Bukan cuma sekedar memegang suatu apa yang diyakini nya saja, tetapi bagaimana kamu, saya, mereka dan kita dapat melakukan peribadatan dengan tenang tanpa harus gusar krn harus diganggu oleh orang lain. Beberapa tahun terakhir, isu ini menjadi sangat penting. Yah, mengingat banyaknya kekerasan antar umat beragama yang berujung pada kematian, dn permusuhan yg semakin kental.
Saat ini, ketika saya menonton atau membaca berita, dlm beberapa kasus, terjadi soal pengeboman rumah ibadat, atau bom bunuh diri ketika suatu kegiatan keagaamaan berlangsung, atau perpecahan antara 2golongan agama karena hal sepele. Dan beberapa temen menanyakan pendapat saya soal ini, menurut mu apa latar belakang terjadi kasus seperti itu:
t: gw cuma bilang hal tersebut dilandasi 2 hal, pertama karena fanatisme mereka terhadap agamanya, sampai org lain di bilang kafir. yang kedua krn memang isu tersbut sengaja di ciptakan untuk membuat kondisi Indonesia jadi tidak stabil krn lemah dlm ketahanan di dalam negeri. Apapun latar belakangnya, jelas agama yang dibawa dalam hal ini.
Indonesia merupakan negara dengan mayoritas agama islam, disusul dengan agama2 lain; kristen, katolik, hindu, budha, dan kong hu cu. Setelahnya muncul ajaran2 ahmadiyah sampai yang paling ekstrim lia edan :P piss ya tan..
Dengan agama yang beraneka ragam ini, jelaslah pasti timbul letupan2 di dalamnya. Apalagi ketika org satu dengan yg lainnya sudah saling membela agama masing2, dan mengatakan agama saya lah paling bener dan agama kamu salah. Pasti yg ada ujung2nya Konflik lagi.
Dalam tulisan saya kali ini, saya hanya ingin menyampaikan suatu perspektive aja bagaimana saya memandang mengenai perbedaan ini, menjadi saling mengerti dan menghormati agama lain, menjadi mayoritas dan menjadi minoritas dalam satu waktu yg bukan menjadi perkara mudah.
Saya pernah mendengar teman bercerita tentang suatu pengalamannya yang lukisannya kurang lebih begini, sebut saja dia si A. si A ini memeluk agama mayoritas di negara ini, saat itu dia menempuh pendidikan di salah satu universitas negeri di jogjakarta. Si A ini merupakan anggota organisasi berbasis keagamaan. Suatu hari akan di bangun sebuah rumah peribadatan salah satu agama di lingkungan sekitar kampus si A, saat itu si A dan beberapa temannya melakukan diskusi kepada asisten rektor untuk upaya mencegah pembangunan itu terjadi hingga meelakukan demo krn takutnya ada upaya penyusupan nilai-nilai agama lain (re: smcm kristenisasi). Diurungkan lah akhirnya pembangunan itu. Dia menyelesaikan studi sarjananya dan kemudian melanjutkan studi di jepang. Saat di Jepang, dia bertemu dengan teman2 dari Indonesia yang jumlahnya tidak kurang dari 10orang di regional yang sama. Mereka mempunyai agama yg sama. Saat tiba waktu jum'at lah yg paling ribet, mereka harus mencari ruangan kosong untuk dapat ditempati sampai menyewa ruangan yang ukurannya tidak kurang dari 4x3 untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Yah mereka disana menjadi kaum minoritas krn agamanya, mengingat jepang termasuk negara sekuler, jd bsa di bayangkan jumlah pemeluk agama tauhid disana.
Suatu hari, sang profesor menawarkan ruangan kosong di dalam universitas, ruangan itu akhirnya dijadikan tempat peribadatan mereka sehari-hari. Selang berapa lama, ruangan tersebut pun dialih fungsi kan menjadi ruangan untuk kegiatan akademik lain. Sang profesor pun tak mampu berbuat banyak untuk ini. Akhirnya si A dan beberapa temannya harus mencari ruangan kosong bahkan untuk beribadah pun mereka harus sembunyi2.
Akhirnya karena tak tega, sang profesor pun meminjamkan ruangan di rumahnya untuk melaksanakan ibadah. Bulan demi bulan pun berganti, si A dan kawan2 pun mengumpulkan pundi2 uang untuk membangun sebuah sarana ibadah (re: musholla), setelah uang dirasa terkumpul, mereka membangun musholla ini, pemerintah jepang pun tidak melarang pembangunan ini asalkan tetap berpegang pada aturan pembangunan yg ada di Jepang sana.
Setelah A pulang dari jepang, dia pun banyak belajar mengenai pengalamannya ini, bahwa meyakini sesuatu apa yang dia percaya adalah hak setiap orang dan akan menjadi duka ketika orang lain mulai mengusik nya.
Dari dia saya mendapati tambahan pengamalan (tidak langsung) mengenai ini. Memang benar adanya setiap orang berhak memiliki apa yang dia yakini, bahkan seorang atheis pun memiliki keyakinan untuk tidak percaya adanya Tuhan atau hal unseen things lainnya. Tetapi jangan sampai apa yang di yakini, apa yg di percaya menjadi fanatik akan itu.
Ada lagi cerita mengnai hal serupa. Kebetulan teman saya memeluk agama konghucu, dulu jaman soeharto, ruang gerak dia dan keluarga sangat terbatas untuk beribadah, bahkan saat kerusuhan terjadi, dia sangat membenci dirinya , bkn krn dia membenci agamanya, tetapi kenapa dia harus tinggal di tempat dimana org tidak bsa menghargai apa yg dia yakini dan dia percaya. Jadilah dia d kucilkan oleh teman-teman dan tetangga nya, bahkan saat kerusuhan dan pasca nya pun dia tidak keluar dari rumah bersama keluarga dan tetap tinggal di dalam rumah hingga berapa hari lamanya. Ketika itu kami bertemu kembali dalam suatu acara, dia bilang dia sangat bersyukur ketika agama kong hu cu dijadikan agama resmi nasional di Indonesia (era alm. Gusdur), kemudian dia dan keluarga nya pun mentraktir saya makan, dn merayakan dengan suka cita. Mereka bilang bahwa pengakuan itu tidak begitu penting, tp bagi mereka sangat penting untuk dihargai dlm meyakini dan melaksanakan ibadah di suatu lingkungan yang beragamakan mayoritas. Saya jadi terenyuh mendengarnya.
Suatu hari saya pernah membaca kicau dari seorang wartawan mengenai mentri agama yg akan merubuhkan patung budha, sontak lah saya sangat marah krn itu. Bagaimana bisa ya seorang mentri agama bersikap seperti itu. Dia itu kan mentri agama Indonesia bukan mentri agama mayoritas (pikir ku saat itu)..
Dari sekian cerita di atas, pastilah sekarang kita berfikir bagaimana agama itu penting bagi suatu kehidupan, bukan hanya sebagai jalan dalam menuju kebaikan dan dalam mencapai Nya. Tetapi sebagai alat untuk melihat seberapa besar ego kita mampu membuat kita berfikir scr rasional bahwa Bagimu adalah agamamu, bagiku adalah agamaku (qur'an).
Saat ini, ketika saya menonton atau membaca berita, dlm beberapa kasus, terjadi soal pengeboman rumah ibadat, atau bom bunuh diri ketika suatu kegiatan keagaamaan berlangsung, atau perpecahan antara 2golongan agama karena hal sepele. Dan beberapa temen menanyakan pendapat saya soal ini, menurut mu apa latar belakang terjadi kasus seperti itu:
t: gw cuma bilang hal tersebut dilandasi 2 hal, pertama karena fanatisme mereka terhadap agamanya, sampai org lain di bilang kafir. yang kedua krn memang isu tersbut sengaja di ciptakan untuk membuat kondisi Indonesia jadi tidak stabil krn lemah dlm ketahanan di dalam negeri. Apapun latar belakangnya, jelas agama yang dibawa dalam hal ini.
Indonesia merupakan negara dengan mayoritas agama islam, disusul dengan agama2 lain; kristen, katolik, hindu, budha, dan kong hu cu. Setelahnya muncul ajaran2 ahmadiyah sampai yang paling ekstrim lia edan :P piss ya tan..
Dengan agama yang beraneka ragam ini, jelaslah pasti timbul letupan2 di dalamnya. Apalagi ketika org satu dengan yg lainnya sudah saling membela agama masing2, dan mengatakan agama saya lah paling bener dan agama kamu salah. Pasti yg ada ujung2nya Konflik lagi.
Dalam tulisan saya kali ini, saya hanya ingin menyampaikan suatu perspektive aja bagaimana saya memandang mengenai perbedaan ini, menjadi saling mengerti dan menghormati agama lain, menjadi mayoritas dan menjadi minoritas dalam satu waktu yg bukan menjadi perkara mudah.
Saya pernah mendengar teman bercerita tentang suatu pengalamannya yang lukisannya kurang lebih begini, sebut saja dia si A. si A ini memeluk agama mayoritas di negara ini, saat itu dia menempuh pendidikan di salah satu universitas negeri di jogjakarta. Si A ini merupakan anggota organisasi berbasis keagamaan. Suatu hari akan di bangun sebuah rumah peribadatan salah satu agama di lingkungan sekitar kampus si A, saat itu si A dan beberapa temannya melakukan diskusi kepada asisten rektor untuk upaya mencegah pembangunan itu terjadi hingga meelakukan demo krn takutnya ada upaya penyusupan nilai-nilai agama lain (re: smcm kristenisasi). Diurungkan lah akhirnya pembangunan itu. Dia menyelesaikan studi sarjananya dan kemudian melanjutkan studi di jepang. Saat di Jepang, dia bertemu dengan teman2 dari Indonesia yang jumlahnya tidak kurang dari 10orang di regional yang sama. Mereka mempunyai agama yg sama. Saat tiba waktu jum'at lah yg paling ribet, mereka harus mencari ruangan kosong untuk dapat ditempati sampai menyewa ruangan yang ukurannya tidak kurang dari 4x3 untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Yah mereka disana menjadi kaum minoritas krn agamanya, mengingat jepang termasuk negara sekuler, jd bsa di bayangkan jumlah pemeluk agama tauhid disana.
Suatu hari, sang profesor menawarkan ruangan kosong di dalam universitas, ruangan itu akhirnya dijadikan tempat peribadatan mereka sehari-hari. Selang berapa lama, ruangan tersebut pun dialih fungsi kan menjadi ruangan untuk kegiatan akademik lain. Sang profesor pun tak mampu berbuat banyak untuk ini. Akhirnya si A dan beberapa temannya harus mencari ruangan kosong bahkan untuk beribadah pun mereka harus sembunyi2.
Akhirnya karena tak tega, sang profesor pun meminjamkan ruangan di rumahnya untuk melaksanakan ibadah. Bulan demi bulan pun berganti, si A dan kawan2 pun mengumpulkan pundi2 uang untuk membangun sebuah sarana ibadah (re: musholla), setelah uang dirasa terkumpul, mereka membangun musholla ini, pemerintah jepang pun tidak melarang pembangunan ini asalkan tetap berpegang pada aturan pembangunan yg ada di Jepang sana.
Setelah A pulang dari jepang, dia pun banyak belajar mengenai pengalamannya ini, bahwa meyakini sesuatu apa yang dia percaya adalah hak setiap orang dan akan menjadi duka ketika orang lain mulai mengusik nya.
Dari dia saya mendapati tambahan pengamalan (tidak langsung) mengenai ini. Memang benar adanya setiap orang berhak memiliki apa yang dia yakini, bahkan seorang atheis pun memiliki keyakinan untuk tidak percaya adanya Tuhan atau hal unseen things lainnya. Tetapi jangan sampai apa yang di yakini, apa yg di percaya menjadi fanatik akan itu.
Ada lagi cerita mengnai hal serupa. Kebetulan teman saya memeluk agama konghucu, dulu jaman soeharto, ruang gerak dia dan keluarga sangat terbatas untuk beribadah, bahkan saat kerusuhan terjadi, dia sangat membenci dirinya , bkn krn dia membenci agamanya, tetapi kenapa dia harus tinggal di tempat dimana org tidak bsa menghargai apa yg dia yakini dan dia percaya. Jadilah dia d kucilkan oleh teman-teman dan tetangga nya, bahkan saat kerusuhan dan pasca nya pun dia tidak keluar dari rumah bersama keluarga dan tetap tinggal di dalam rumah hingga berapa hari lamanya. Ketika itu kami bertemu kembali dalam suatu acara, dia bilang dia sangat bersyukur ketika agama kong hu cu dijadikan agama resmi nasional di Indonesia (era alm. Gusdur), kemudian dia dan keluarga nya pun mentraktir saya makan, dn merayakan dengan suka cita. Mereka bilang bahwa pengakuan itu tidak begitu penting, tp bagi mereka sangat penting untuk dihargai dlm meyakini dan melaksanakan ibadah di suatu lingkungan yang beragamakan mayoritas. Saya jadi terenyuh mendengarnya.
Suatu hari saya pernah membaca kicau dari seorang wartawan mengenai mentri agama yg akan merubuhkan patung budha, sontak lah saya sangat marah krn itu. Bagaimana bisa ya seorang mentri agama bersikap seperti itu. Dia itu kan mentri agama Indonesia bukan mentri agama mayoritas (pikir ku saat itu)..
Dari sekian cerita di atas, pastilah sekarang kita berfikir bagaimana agama itu penting bagi suatu kehidupan, bukan hanya sebagai jalan dalam menuju kebaikan dan dalam mencapai Nya. Tetapi sebagai alat untuk melihat seberapa besar ego kita mampu membuat kita berfikir scr rasional bahwa Bagimu adalah agamamu, bagiku adalah agamaku (qur'an).
September 29, 2010
I have n we all have dreams (:
siapa yang tidak tertarik ketika berbicara mengenai impian masing-masing dari seorang individu, yang mempunyai tujuan hidup. Bahkan seorang depresi pun menginginkan untuk terbebas dari penyakit nya (dan ini merupakan impiannya).
Apa sih yang membuat impian begitu menarik untuk diimpikan dan dibuat menjadi nyata ?
apakah cuma sekedar pemuasan akan cita-cita yang tertunda, atau cuma sekedar menginginkan orang lain yang merasakan dampak dari impian tersebut.
jadi apakah impian itu,
impian menurut versi blog orang lain (afdalludin;s world) :
- impian itu adalah keinginan-keinginan positif yang sipatnya memacu kita untuk meraih sesuatu hal atau benda.
- impian itu adalah mimpi indah yang ada didalam otak/pikiran kita yang ingin kita raih, capai/gapai atau dapatkan
- impian itu adalah sebuah destinasi (tujuan akir) yang ingin kita tuju yang sipatnya inspiratif yang akan membuat kita bahagia, riang gembira dan penuh suka cita.
- impian itu adalah merupakan blue print yang ingin kita raih, capai/gapai atau dapatkan yang akan menjadi guide bagi kita dalam berusaha dan berkerja
setiap orang pasti punya mimpi, dan semua tergantung dari persepsi masing-masing manusia melihat dari banyak sisi dan sudut. Tetapi bisa tidak ketika kita menggabungkan antara cita-cita dan imajinasi lantas menjadi sebuah impian? Semua tergantung pada kita, bisa kah membuat impian kita menjadi menarik untuk diciptakan dan dapat dicapai.
Rumus nya begini,
ketika saya bermimpi untuk berjelajah keliling dunia, saya memasukan rumus imajinatif ke dalam mimpi ini, berangan saja bisa memainkan sebuah biola, lantas berkeliling dunia dengan modal ini (hasil mengamen), dan menjalin pertemanan sebanyak mungkin tanpa memandang kulit luar. Siapa tau kan, jika ingin keliling dunia, dan punya banyak teman, persoalan akomodasi, pangan, transportasi, dll bisa dibantu dengan meminimalisir uang yg ada. Kalau ini mungkin namanya ke"KERE"atifitasan karena tidak punya uang berlebih sehingga mampu menciptakan unsur imajinasi ke dalamnya :D
Ketika seorang perempuan di jendela bermimpi akan sebuah negara utopis,
di dalamny
a terdapat berbagai macam hal yang sering menjadi polemik; toleransi beragama, negara yang aman, pendidikan, kesehatan, pekerjaan, taman bermain, ruang terbuka hijau, air dan udara yg bersih dari polutan, dll, berharap bahwa kesekian hal yg menjadi polemik dapat diselesaikan dan diatasi, serta dinikmati oleh seluruh rakyat tanpa terkecuali.
Tetapi toh kenyataannya negara utopis tetap saja akan menjadi utopia belaka, karena bobroknya moral dan mentalitas dari aparatur negara dan para elit politik.
Jadi disingkirkan lah impiannya dari dalam otaknya,
berlanjut untuk menciptakan impian bagi dirinya sendiri tanpa memikirkan nasib orang lain,
berharap kehidupannya akan bahagia di dunia akhirat, mendapatkan kekasih hati yang sesuai impian dan filosofi hidupnya. Tapi belum selesai sketsa dirancang, sudah kembali dibuyarkan, karena berfikir bahwa impian yang dibangun harus mempunyai sumbangsih juga bagi banyak orang. Jadi diputuskan lah untuk mengambil jalan tengah, dimana impian masih bisa diciptakan tetapi orang lain terlibat dalam dampak positif yang dihasilkan dari impian tersebut.
Menjadi seorang duta sebuah badan organisasi internasional, atau menjadi seorang backpacker seorang traveler, atau menjadi seorang analis kebijakan. Bisa jadi menjadi ketiganya. Sembari menggapai impiannya, mencetak berbagai macam gambaran masa depan jika masih diberikan umur yg panjang.
Bebas lah bermimpi kawan, setiap orang berhak dan bebas untuk bermimpi, karena mimpi itu gratis. Apapun mimpi nya, cobalah untuk berusaha menggapainya :)
jadi inget lagunya sherina yang i have a dream.
Apa sih yang membuat impian begitu menarik untuk diimpikan dan dibuat menjadi nyata ?
apakah cuma sekedar pemuasan akan cita-cita yang tertunda, atau cuma sekedar menginginkan orang lain yang merasakan dampak dari impian tersebut.
jadi apakah impian itu,
impian menurut versi blog orang lain (afdalludin;s world) :
- impian itu adalah keinginan-keinginan positif yang sipatnya memacu kita untuk meraih sesuatu hal atau benda.
- impian itu adalah mimpi indah yang ada didalam otak/pikiran kita yang ingin kita raih, capai/gapai atau dapatkan
- impian itu adalah sebuah destinasi (tujuan akir) yang ingin kita tuju yang sipatnya inspiratif yang akan membuat kita bahagia, riang gembira dan penuh suka cita.
- impian itu adalah merupakan blue print yang ingin kita raih, capai/gapai atau dapatkan yang akan menjadi guide bagi kita dalam berusaha dan berkerja
setiap orang pasti punya mimpi, dan semua tergantung dari persepsi masing-masing manusia melihat dari banyak sisi dan sudut. Tetapi bisa tidak ketika kita menggabungkan antara cita-cita dan imajinasi lantas menjadi sebuah impian? Semua tergantung pada kita, bisa kah membuat impian kita menjadi menarik untuk diciptakan dan dapat dicapai.
Rumus nya begini,
ketika saya bermimpi untuk berjelajah keliling dunia, saya memasukan rumus imajinatif ke dalam mimpi ini, berangan saja bisa memainkan sebuah biola, lantas berkeliling dunia dengan modal ini (hasil mengamen), dan menjalin pertemanan sebanyak mungkin tanpa memandang kulit luar. Siapa tau kan, jika ingin keliling dunia, dan punya banyak teman, persoalan akomodasi, pangan, transportasi, dll bisa dibantu dengan meminimalisir uang yg ada. Kalau ini mungkin namanya ke"KERE"atifitasan karena tidak punya uang berlebih sehingga mampu menciptakan unsur imajinasi ke dalamnya :D
Ketika seorang perempuan di jendela bermimpi akan sebuah negara utopis,
di dalamny
a terdapat berbagai macam hal yang sering menjadi polemik; toleransi beragama, negara yang aman, pendidikan, kesehatan, pekerjaan, taman bermain, ruang terbuka hijau, air dan udara yg bersih dari polutan, dll, berharap bahwa kesekian hal yg menjadi polemik dapat diselesaikan dan diatasi, serta dinikmati oleh seluruh rakyat tanpa terkecuali.Tetapi toh kenyataannya negara utopis tetap saja akan menjadi utopia belaka, karena bobroknya moral dan mentalitas dari aparatur negara dan para elit politik.
Jadi disingkirkan lah impiannya dari dalam otaknya,
berlanjut untuk menciptakan impian bagi dirinya sendiri tanpa memikirkan nasib orang lain,
berharap kehidupannya akan bahagia di dunia akhirat, mendapatkan kekasih hati yang sesuai impian dan filosofi hidupnya. Tapi belum selesai sketsa dirancang, sudah kembali dibuyarkan, karena berfikir bahwa impian yang dibangun harus mempunyai sumbangsih juga bagi banyak orang. Jadi diputuskan lah untuk mengambil jalan tengah, dimana impian masih bisa diciptakan tetapi orang lain terlibat dalam dampak positif yang dihasilkan dari impian tersebut.
Menjadi seorang duta sebuah badan organisasi internasional, atau menjadi seorang backpacker seorang traveler, atau menjadi seorang analis kebijakan. Bisa jadi menjadi ketiganya. Sembari menggapai impiannya, mencetak berbagai macam gambaran masa depan jika masih diberikan umur yg panjang.
Bebas lah bermimpi kawan, setiap orang berhak dan bebas untuk bermimpi, karena mimpi itu gratis. Apapun mimpi nya, cobalah untuk berusaha menggapainya :)
jadi inget lagunya sherina yang i have a dream.
Maret 23, 2010
gud morning blogger
and all my dearest friends
\yawning/ i still bit sleepy today
even i got rest for 8hours ..
i think its enough :)
ouuchhh i wnna make some cakes for today
u wanna eat it some ?
dont worry, my cooks are delicious
i swear its true :P
my house is extremely riot
with my little niece
sometimes i really miss my fams a lot
IF i'm going back for routines activity
going to college !
lols :))
but if im on my home
i feel so alone
with so many problems that cant be solved
it will finish with time
hopefully !
if I was in an environment that I dreamed
with my parents always smile n put cheese in their mouth
with my lil sist that dont have to think to go far away
with my step brothers n step sisters who try to understand about this
n i pray for GOD this will happen
i dream a lot about this :)
soo
im over 19
n i dont think that im mature
but as long as I'm able to breathe,
I'll try to be best for people I love.
TRUST ME !
its hard
but it will be easy if u have strong intention !
im contradict woman
who always speak about but n also
who always listen about the bad n the gud news
who always see from the many side
the rght n the left one
YEAH ! its life ..
there are so many good person
but not a bit has changed since deviated from the good
black n white !
its just color for our life :)
we just need to add some color for colorful life
even the world is so cruel,
even the desert will forever be a desert,
and the war on the Palestinians would not be completed until the end of Resurrection
just believe me with all of this, that what is happening is not a coincidence.
All had had their way, even it was written long time before we were born.
we are hoping to a better life, but if we dont wanna change to be the best for our beloved.
we will not be to bring in reality :)
Kita kadang ingin merasa di hargai
tetapi kita tidak pernah mencoba untuk menghormati orang lain
dan menghargai diri kita sendiri.
semua yang kita alami, adalah perbuatan atas apa yang kita lakukan
untuk itulah kita hidup
menjadi manusia yang sudah diutus menjaga bumi ini
membuat perdamaian di antara kita
dan menjaga keseimbangan hidup ini.
kamu, aku dan mereka
tercipta untuk ini semua.
apa yang aku bicarakan mungkin terlihat bodoh dan ga masuk akal
tapi jika kamu ingin melanjutkan hidup mu lebih baik
dan cobalah melihat dengan menggunakan mata yang lain :)
with all of my hearts
Just for u n me ! n better future
kiss u :-*
and all my dearest friends
\yawning/ i still bit sleepy today
even i got rest for 8hours ..
i think its enough :)
ouuchhh i wnna make some cakes for today
u wanna eat it some ?
dont worry, my cooks are delicious
i swear its true :P
my house is extremely riot
with my little niece
sometimes i really miss my fams a lot
IF i'm going back for routines activity
going to college !
lols :))
but if im on my home
i feel so alone
with so many problems that cant be solved
it will finish with time
hopefully !
if I was in an environment that I dreamed
with my parents always smile n put cheese in their mouth
with my lil sist that dont have to think to go far away
with my step brothers n step sisters who try to understand about this
n i pray for GOD this will happen
i dream a lot about this :)
soo
im over 19
n i dont think that im mature
but as long as I'm able to breathe,
I'll try to be best for people I love.
TRUST ME !
its hard
but it will be easy if u have strong intention !
im contradict woman
who always speak about but n also
who always listen about the bad n the gud news
who always see from the many side
the rght n the left one
YEAH ! its life ..
there are so many good person
but not a bit has changed since deviated from the good
black n white !
its just color for our life :)
we just need to add some color for colorful life
even the world is so cruel,
even the desert will forever be a desert,
and the war on the Palestinians would not be completed until the end of Resurrection
just believe me with all of this, that what is happening is not a coincidence.
All had had their way, even it was written long time before we were born.
we are hoping to a better life, but if we dont wanna change to be the best for our beloved.
we will not be to bring in reality :)
Kita kadang ingin merasa di hargai
tetapi kita tidak pernah mencoba untuk menghormati orang lain
dan menghargai diri kita sendiri.
semua yang kita alami, adalah perbuatan atas apa yang kita lakukan
untuk itulah kita hidup
menjadi manusia yang sudah diutus menjaga bumi ini
membuat perdamaian di antara kita
dan menjaga keseimbangan hidup ini.
kamu, aku dan mereka
tercipta untuk ini semua.
apa yang aku bicarakan mungkin terlihat bodoh dan ga masuk akal
tapi jika kamu ingin melanjutkan hidup mu lebih baik
dan cobalah melihat dengan menggunakan mata yang lain :)
with all of my hearts
Just for u n me ! n better future
kiss u :-*
Langganan:
Postingan (Atom)